Tuesday, 12 July 2011

Kerna Dia Cinta Aku


Sesuatu terhidu sedari awal
Sudah beribu kali mengelak tetapi ternyata dia terus dan terus
Berusaha keras ingin mendapatkan aku
Dari bahasa tubuh ternyata dia cintakan aku...
Panggilan x putus setiap hari
Tapi dia belum tahu jiwa ragaku dimiliki kekasih gelap
Separuh hatiku dipunyai sang pencinta
Oh... Begitu rumit hidup ini...
Asakan demi asakan persoalan terpacul dari mulut
Jadi aku kurang selesa di meja makan
Tepisan demi tepisan terpaksa dibuat
Kerna aku mahu menjaga hati dia
Mengapa kau mencintai aku
Walaupun aku serba kekurangan
Kerna tiada apa istimewa dapat ku berikan
Pasti setiap penolakan ini terkesan buat kamu
Oh sungguh aku hampir tersungkur melalui ini
Sang Pencinta aku pingin kamu tetap disisi ku
Aku perlukan kamu menyokongku disetiap asakan
Kerna hari-hari kejauhan tanpa kamu sang pencinta buat aku binggung
Kerna cinta kita tetap utuh walaupun kamu jauh sana
Perlukah aku juang tinggalkan semua ini terus ke Kota Seberang
Memeluk kamu tiap malam tanpa puas
Kerna bait bisikan kamu tiap malam... terus menemani hati ini
Biarlah kunjungan kali ini aku yang lakukan
Kerna kamu sudah berkorban beribu batu tiap kali demi cinta kita
Tanpa penat tanpa lelah mendakap aku menjaga aku....
Buat Si dia... maaf kerna penolakan ini


Kerna jiwa raga ku sudah dimiliki orang jauh di Kota Palembang
Maaf... Maaf....

No comments: